BIOGRAFI PARA PERIWAYAT HADIST
Assalamu'alaikum wr.wb, Bismillahirrahmanirrahim lebih tepatnya kita mulai pembicaraan kita kali ini dengan memulianya dari para periwayat/ulama hadist terkenal
Saya mengambil,mengutip lalu mempublikasikan lewat blog ini dari kitab 40 Masalah Agama karangan K.H Siradjuddin Abbas.
SEJARAH RINGKAS AHLI-AHLI HADITS YANGMERAWIKAN HADITS-HADITS NABI MUHAMMAD S.A.W.
1. Imam Bukhari (wafat 256 H.).
Kita mulai dari yang paling Mansyur periwayat hadist dengan nama asli Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah binYardizhab al Bukhari.Lahir pada hari Jum'at 13 Syawal 194 H. di sebuah desa di Bukhara(Tasykent) Asia Tengah.
Beliau seorang Ahli Hadits yang menghabiskan umurnya khusus untuk mengumpulkanhadits-hadits Nabi yang ketika itu masih bercerai berai terletak di dalam dada Ulama-ulama pemangku hadits. Didatangib beliau kota-kota, desa-desa dan daerah-daerah Islam ketika itu, ditanya,diambil, dikumpulkan hadits-hadits Nabi, diteliti matannya (lafadznya) sanadnya (orang-orang yang memangkunya), kemudian dituliskan ke dalam kitab beliau yang bernama "Kitab Sahih Bukhari".Diantara hadits-hadits itu ada juga yang dituliskan dalam kitab-kitab yang lain yaitu dalam kitab "Adabul Mufrad", kitab "Tarekh Al Kabir",dan lain-lain.
Beliau telah mengumpul sebanyak 600.000 hadits, yang kemudian disaring dan disaring dari berbagai segi, maka yang dituliskan dalam "Kitab Sahih Bukhari'" saja sebanyak 7275 dan sesudah dikurangi yang berulang-ulang, adalah sebanyak 2513 hadits.
Sepanjang riwayat, bahwa pada setiap akan menuliskan hadits dalam Sahih Bukhari, beliau berwudhu' dengan air Zamzam dan melaksanakan sholat sunnah 2 raka'at di makam Ibrahim Alaihissalam. Ini berarti bahwa sekalian hadits Bukhari ditulis di Mekkah dekat Ka'bah AI Musyarrafah.
Bukan saja dituliskan tetapi juga Imam Bukhari telah membacakan hadits-hadits itu kepada murid-murid beliau yang banyak sekali.Sepanjang riwayat sampai 90.000 orang banyaknya yang mendengar dari mulut beliau. Tetapi walaupun beliau Ahli hadits No 1, namun dalam furu' syari'at beliau menganut Madzhab Syafi'i. Beliau wafat di Bukhara desa kartank di samarkan tahun 256 H dan bermakan disitu.
No comments:
Post a Comment